Penjualan Mobil Mewah Eropa kalah dengan Tesla

Sebagai mobil listrik dengan paduan model yang begitu indah, Tesla telah mencatatkan diri sebagai pemain baru dalam dunia otomotif yang tak boleh dikesampingkan. Pasalnya, tahun 2017 lalu, Tesla model S telah terjual lebih banyak dibandingkan Mercedes BenZ S Class atau BMW seri 7.



Untuk pertama kalinya di kandang sendiri di Eropa, sedan Model S besutan perusahaan mobil listrik asal Amerika, Tesla, telah mengalahkan jumlah penjualan model-model teranyar dari perusahaan otomotif ternama asal Eropa. Namun tidak di Eropa saja, sebelumnya di Amerika sendiri, hal yang sama sudah terjadi, ketika penjualan mobil otomotif senior mengalami kekalahan pasaran dari brand baru ini.

Yah, tentu saja, melihat modelnya yang begitu keren, ditambah lagi berbekal mesin listrik, belum lagi akan di update menjadi mobil otonom, Tesla telah melangkah jauh dari para kompetitornya. Meski Mercedes S-Class telah berusaha masuk dalam kancah mobil listrik (meski tidak sepenuhnya beroperasi dengan baterai), tetap tak mampu meraih penjualan seperti yang diperoleh oleh Tesla. 

Namun Tesla tidak bisa cepat puas dengan hasil ini. Sejumlah merk di Eropa punya pesaing yang sedang mengembangkan sayapnya. Porsche sudah mengembangkan Mission E, Jaguar telah memproduksi i-Pace, sebuah mobil yang sepenuhnya digerakkan oleh listrik, dan sebuah mobil SUV dari Audi, E-Tron, akan segera unjuk gigi untuk bertarung dengan SUV Tesla, Model X. 

0 Response to "Penjualan Mobil Mewah Eropa kalah dengan Tesla"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel