Review Gadget dan Teknologi Berbahasa Indonesia
TF2|ROTF Seharian: Michael Bay Juga Hampir Menghancurkan ILM
(25.06.2009 | 00:58 wib)
Anda tahu, kami di Teknologila yakin bahwa robot-robot di Transformers benar-benar ada, sebaliknya Megan Fox adalah animasi 3D karena bentuknya terlalu sempurna. Tetapi Sci Fi Wire mencoba meyakinkan bahwa TF2|ROTF adalah sekedar sebuah film dengan spesial efek yang dahsyat. Mereka membuat cerita tentang betapa sulitnya membuat robot-robot di TF2 hingga menghancurkan beberapa hardware di pusat render ILM. Oke, masih bisa diterima kalau Sci Fi Wire yang menceritakan, mungkin mereka iri. Tapi kenapa Michael Bay ikut-ikutan mendukung cerita itu? Kami curiga mereka dibayar oleh pemerintah Amerika untuk menutupi kekacauan yang diakibatkan oleh Autobot & Decepticon.
MenurutĀ Scott Farrar, supervisor visual efek, saking beratnya membuat robot dan setting yang mendetail ber-resolusi tinggi mengakibatkan meledaknya beberapa komputer yang digunakan untuk rendering di ILM (Industrial Light & Magic). Pembuatan film ini adalah yang paling rumit yang pernah dikerjakan oleh ILM sehingga mereka memaksa alat-alat dan sistemnya bekerja hingga batas maksimum.
Sebagai gambaran, Optimus Prime tersusun atas 10.000 bagian. Agar transformasinya realistis maka ke 10 ribu bagian itu harus bergerak mandiri dengan algoritma yang rumit. Komputer harus bekerja sangat keras untuk itu. Itu belum seberapa karena Devastator terdiri atas 80.000 bagian yang juga digerakkan dengan prinsip yang sama. Dan mereka melakukannya untuk 46 robot plus Piramid plus kota Shanghai -dan Megan Fox-. Belum lagi semua itu harus dirender dengan resolusi sangat tinggi untuk penayangan di IMAX.
Itu semua menurut Sci Fi Wire, Anda boleh saja percaya tapi kami tetap menganggapnya sebagai konspirasi pemerintah Amerika untuk menutupi keberadaan para robot. Mereka bukan animasi, justru Michael Bay & Megan Fox-lah yang hasil rendering 3D.
Comments (1)

di angan saya cuman satu, kapan yah saya “menguasai” komputer semacam ILM punya……:glek: